Isi Kandungan Surah Al Baqarah

Dipublikasikan oleh Muhammad Akram pada

isi-kandungan-surah-al-baqarah

Surah Al Baqarah memiliki 40 ruku dan 287 ayat sehingga menempatkan Al Baqarah sebagai surah terpanjang. Masing-masing ruku memiliki isi kadungan sediri yang sarat dengan makna dan ajaran yang penting. Apa saja isi kadungan Surah Al Baqarah dalam tiap rukunya?

Berikut ini ikhtisar atau ringkasan dari isi kandungan Surah Al Baqarah yang bersumber dari Al Quran Dengan Terjemah Dan Tafsir Singkat Editor Malik Ghulam Farid.

Isi Kandungan Surah Al Baqarah Ruku Ke-1

Surah Al Baqarah mulai dengan pernyataan mengenai tiga dasar keimanan: Beriman kepada Allah, wahyu dan kehidupan sesudah mati, dan dua peraturan ibadah sholat dan zakat. Lain-lainnya berupa pemekaran dan penjelasan asas-asas dan peraturan-peraturan itu.

Sebagai jawaban terhadap doa untuk mendapat petunjuk, Al Quran mengemukakan peraturan-peraturan hukum, yang meliputi segala kebenaran yang terdapat dalam kitab-kitab wahyu terdahulu, dengan lebih banyak kebenaran yang tidak termuat dalam Kitab-kitab itu dan menda’wakan pula membimbing manusia ke puncak-puncak tertinggi keagungan rohani,

Baca juga: Al Baqarah Ayat 257, Tentang Tidak Ada Paksaan Dalam Agama

Isi Kandungan Surah Al Baqarah Ruku Ke-2

Rukuk kedua, mengecam dan mencela pernyataan iman yang hanya dalam mulut belaka dan tidak berakar secara mendalam dalam hati.

Isi Kandungan Surah Al Baqarah Ruku Ke-3

Sedang rukuk ketiga, menetapkan patokan-patokan dan tolok ukur, yang dengan itu kebenaran Al Quran dapat diuji dan diperiksa. Rukuk ini menarik perhatian kepada proses evolusi yang berlaku dalam alam semesta.

Berlakunya hukum evolusi itu, dapat dilihat pula dalam alam rohani. Kemudian dituturkan mata rantai pertama dalam silsilah rohani ialah, Nabi Adamas, orang pertama dalam masanya, yang kepadanya Tuhan mewahyukan kehendak-Nya.

Isi Kandungan Surah Al Baqara Ruku Ke-4

Dalam rukuk keempat, kita diberitahukan bahwa kecaman-kecaman tengah dilancarkan terhadap Rasulullahsaw. tetapi kecaman-kecaman itu, tidak dapat melemahkan dan memperkecil arti kebenaran beliau sebagaimana kecaman-kecaman itu tidak dapat melemahkan dan memperkedil arti kebenaran Nabi Adamas.

Baca juga: Keutamaan Surah Al Baqarah, Surah Terpanjang Dalam Al Quran

Isi Kandungan Surah Al Baqarah Ruku Ke-5 – 16

Duabelas rukuk berikutnya – ruku kelima sampai dengan keenambelas – menyanggah kecaman apa perlunya wahyu baru, kalau Tuhan telah menyatakan Diri-Nya kepada Nabi Adamas? Dinyatakan bahwa sesuai dengan evolusi yang terus berkembang dalam tatanan rohani, Tuhan telah menurunkan wahyu-Nya dalam tiap-tiap zaman; setiap wahyu yang datangnya kemudian, merupakan kemajuan dari yang mendahuluainya.

Nabi Musaas itu pendiri syariat baru. Beliau diikuti oleh serangkaian utusan-utusan Ilahi yang ditentang dan dianiaya. Perintah-perintah Allahsaw dan pelanggaran-pelanggaran mereka menyebabkan mereka kehilangan hak mereka atas rahmat Ilahi.

Kemudian, sesuai dengan nubuatan-nubuatan Bible, kenabian dipindahkan kepada keturunan Nabi Ismailas, dan Rasulullahsaw dibangkitkan di lembah Makkah yang kering-gersang, membawa syariat yang sempurna lagi lengkap.

Hal itu menimbulkan kemarahan kaum Bani Israil, meskipun sebenarnya mereka tak berhak sama sekali untuk marah atas kehilangan nikmat kenabian.

Mereka menentang Rasulullahsaw dan tak melewatkan satu usaha pun untuk merugikan beliausaw. Tetapi, perlawanan terhadap rencana Ilahi tak pernah berhasil.

Isi Kandungan Surah Al Baqarah Ruku Ke-17 dan 18

Dua rukuk berikutnya, menjawab kecaman-kecaman kaum Bani Israil mengapa Rasulullahsaw meninggalkan kiblat semua nabi terdahulu dan menggantikannya dengan Ka’bah.

Kepada mereka diterangkan bahwa pertama-tama, menghadap ke arah tertentu dalam shalat atau menetapkan suatu tempat khusus sebagai kiblat, tidak dapat menjadi tujuan yang harus di harus dikejar, karena kiblat hanya menciptakan dan memelihara kesatuan umat.

Kedua, dalam doa-doa yang telah dinubuatkan bahwa, Makkah pada suatu hari akan menjadi tempat ibadah haji untuk mereka dan Ka’bah kan dijadikan kiblat mereka.

Baca juga: Manfaat Bismillahirrahmanirrahiim Ayat Pertama Setiap Surah

Isi Kandungan Surah Al Baqarah Ruku Ke-19

Dan rukuk ke-19 diterangkan bahwa, Rasulullahsaw akan menjumpai perlawanan hebat dari orang-orang kafir, dalam menunaikan tugas beliau yang sulit lagi sukar itu dan perlawanan itu akan terus berlangsung hingga Makkah takluk.

Isi Kandungan Surah Al Baqarah Ruku Ke-20

Rukuk ke-20 menarik perhatian kepada kebenaran agung bahwa, apa-apa yang dinyatakan di atas bukan hanya prakiraan dan terkaan hampa atau angan-angan belaka. 

Dijadikannya langit dan bumi, pergantian siang dan malam, dan keajaiban-keajaiban lain mengadung bukti-bukti yang tak dapat dibantah bahwa, apa-apa yang dinyatakan diatas benar adanya.

Oleh karena di satu pihak hukum alam menunjuk kepada adanya hukum rohani dan kepada berlakunya evolusi yang terus berkembang di atas alam, dan di pihak lain seluruh alam semesta, kelihatan bekerja membantu dan mendukung Rasulullahsaw.

Isi Kandungan Surah Al Baqarah Ruku Ke-21

Rukuk ke-21 mulai dijelaskan peraturan syariat dan hikmah yang mendasarinya; makanan yang halal dan baik (thayyib) sebab perbuatan manusia dikuasai oleh keadaan mentalnya dan keadaan mentalnya sangat dipengaruhi oleh makanan yang disantapnya.

Isi Kandungan Surah Al Baqarah Ruku Ke-22

di dalam ruku ke-22 ini dijelaskan tentang ringkasaan ta’lim Islam. Yaitu tentang zat Allah, Yaumil Akhir, Kitab-kitab Samawi, pentingnya beriman pada nabi-nabi Allah, supaya tidak mengingkari suatu kebenaran, dan perlunya berlaku baik dengan sesama hamba Allah, beribadah kepada Allah, perlunya membayar pajak bagi negara, pentingnya akhlak hasanah-sabar dan memenuhi janji, menegakkan keadilan, tolong menolong sesama keluarga, memberikan hak-haknya dan menciptakan masyarakat yang madani.

Kemudian, salah satu peraturan yang sangat penting ditegakan adalah  mengenai peraturan hak waris.

Baca juga: Surah Al Baqarah Ruku Terakhir, Ayat: 285-287

Isi Kandungan Surah Al Baqarah Ruku Ke-23

Dalam rukuk ke-23, dibeberkan pokok-pokok ajaran Islam yang terdiri atas keimanan kepada Tuhan, hidup setelah mati, Kitab-kitab Suci dan Rasul-rasul Tuhan. Berbuat baik kepada orang lain, beribadah, dan memberi sumbangan untuk dana-dana nasional.

Disebut pula sebagai bagian yang tak terpisahkan dari amal saleh. Bersabar dalam percobaan-percobaan dan menyempurnakan janji yang sungguh-sungguh telah ditambahkan kepada hal-hal tersebut.

Menegakkan keadilan, bantuan wajib kepada kaum kerabat dan melaksanakan hukum-hukum sosial yang di dalamnya hukum warisan mengambil tempat utama, dipandang penting pula.

Dalam rukuk berikutnya, ditekankan pentingnya latihan-latihan rohani yang tujuannya dipenuhi oleh puasa.

Isi Kandungan Surah Al Baqarah Ruku Ke-24 dan 25

Rukuk ke-24 dan ke-25, menguraikan upacara dan peraturan mengenai naik haji yang memainkan peranan penting sekali guna menimbulkan persatuan dan kerukunan di antara umat Islam.

Isi Kandungan Surah Al Baqarah Ruku Ke-26

Dalam Rukuk ke-26, dijelaskan falsafah peraturan-peraturan syariat yang harus dihargai dan diperhatikan sebaik-baiknya, sebab perbuatan lahir mempunyai pengaruh yang kuat kepada kesucian bathin.

Kemudian, dinyatakan bahwa hukum syariat itu diabaikan orang, karena manusia pada umumnya tidak suka membelanjakan waktu dan hartanya karena Allahsaw. Mereka mengemukakan alasan-alasan yang lemah untuk melepaskan diri dari kewajiban dalam hal itu.

Pada hakikatnya, tiada kemajuan yang mungkin tercapai tanpa pengorbanan dan orang-orang mukmin dianjurkan untuk membelanjakan harta – yang diperoleh dengan susah payah – di jalan Allahswt sehingga kebebasan beragama sepernuhnya dapat ditegakkan.

Baca juga: Surah Al Baqarah Ayat: 1-5, Terjemah Dan Tafsir Singkat

Isi Kandungan Surah Al Baqarah Ruku Ke-27

Dalam rukuk ke-27, kita diberi tahu bahwa bila kebebasan beragama itu dihalangi-halangi, perang menjadi satu kewajiban dan pengorbanan jiwa serta uang menjadi keharusan.

Kemudian dinyatakan bahwa untuk melewatkan waktu dan mencari hiburan batin, oran-orang melupakan diri dalam mabuk minuman keras, dan untuk mengumpulkan dana guna membiayai perongkosan perang, mereka mencari ikhtiar dengan berjudi. Islam mengutuk kebiasaan kotor itu.

Kemudian, kita diberi tahu bahwa perang melahirkan banyak anak yatim yang harus dipelihara dan dijaga baik-baik. Dalam hubungan ini,umat Islam diamjurkan untuk tidak mengikat tali perkawinan dengan wanita musyrik, sebab hal itu boleh jadi akan mengganggu keserasian hidup keluarga mereka.

Isi Kandungan Surah Al Baqarah Ruku Ke-28 sampai 31

Dalam rukuk ke-28, 29, 30, dan 31 kita diajarkan agar tidak mendekati istri kita diwaktu ia sedang datang bulan, yang merupakan semacam cerai sementara.

Peraturan-peraturan itu, diikuti oleh hukum mengenai perceraian yang banyak-sedikitnya merupakan perpisahan yang kekal, dan kemudian diikuti oleh hukum menyusui bayi dan pula perlakuan terhadap janda.

Isi Kandungan Surah Al Baqarah Ruku Ke-32 dan 33

Rukuk ke-32 dan 33, membahas asas yang  mengandung kebangunan nasional dan hanya dengan melaksanakan asas itu, suatu kaum dapat memperoleh kemajuan hakiki dan umat Islam diajari bahwa, suatu kaum yang berusaha menduduki tempat terhormat di antara bangsa-bangsa yang gagah-perkasa, harus sanggup menghadapi maut untuk menjunjung tinggi kebenaran dan kejujuran.

Isi Kandungan Surah Al Baqarah Ruku Ke-34

Dalam rukuk ke-34 ditarangkan bahwa, manusia tinggal di bumi ini hanya untuk sementara dan ia hendaknya jangan meninggalkan ikhtiar apa pun untuk mengadakan hubungan kekal denga Khalik-nya, dan hal itu hanya mungkin dicapai dengan menekuni secara mendalam sifat-sifat Ilahi.

Kemudian, dalam Ayat Kursi, yang Rasulullahsaw telah menyebutnya sebagai ayat-ayat Al Quran terindah dan paing agung lagi luhur, dengan singkat tetapi sangat padat an mendalam disebutkan tentang sifat-sifat Tuhan dan dikatakan bahwa tiada paksaan diperlukan untuk mendorong orang mengadakan perhubungan denga Dzat Pemilik sifat-sifat yang demikian agung dan sempurna itu.

Baca juga: Hikmah Ditetapkannya Waktu-waktu Sholat

Isi Kandungan Surah Al Baqarah Ruku Ke-35

Kemudian, dalam rukuk ke-35 dinyatakan bahwa, sementara kemurnian akhlak dapat terjadi dalam pribadi seseorang dengan perantaraan rahmat Tuhan secara langsung, maka perubahaan akhlak hanya dapat terjadi pada bangsa-bangsa dengan perantaraan usaha dan pengaruh Rasul-rasul Allahswt.

Disyaratkan bahwa, kedua macam perubajan itu ditakdirkan akan terjadi empat kali, dalam keturunan Ibrahimas.

Kemudian dikatakan bahwa, upaya bersama dan kerjasama nasional itu kedua-duanya penting demi terlaksananya perubahan akhlak pada skala nasional; hasil yang telah dicapai oleh orang-orang mukmin sejati dalam upaya bersama dan kerjasama mereka jauh melebihi pengorbanan mereka.

Selanjutnya, semua transaksi atas dasar uang bunga sama sekali dilarang. Pemberian serta penerimaan bunga telah dicela dan disamakan dengan melancarkan perang terhadap Tuhan dan Rasul-Nya, karena transaksi atas dasar bunga itu, bertentangan dengan jiwa gotong-royong, kerjasama, dan berbuat amal kebajikan terhadap sesama manusia.

Selanjutnya, umat Islan diperingatkan supaya tidak merasa khawatir bahwa, tiada kemajuan mungkin dicapai tanpa uang bunga.

Tuhan telah menakdirkan bahwa pada akhirnya kebinasaan akan menimpa bangsa-bangsa yang memberi atau memungut uang bunga.

Kemudian, dinyatakan bahwa satu cara untuk salaing membantu dan kerjasama ialah, dengan memberikan uang muka sebagai pinjamam; tetapi segala perjanjian bertalian dengan pinjam-meminjam uang, harus dicatat secara tertulis dengan baik.

Isi Kandungan Surah Al Baqarah Ruku Ke-36

Kemudian, untuk mendapatkan kesucian suatu kaum diperlukan juga usaha keras dan kerjasama yang baik. Ada yang mengeritik, katanya-kerjasama yang baik memang sarana kemajuan setiap kaum, tetapi di dalamnya tidak ada suatu sarat  untuk orang yang beriman kepada Allah Ta’ala.

Maka jawabannya adalah, orang yang bebas dari iman lalu  bekerja sama buah amal perbuatannya selaras dengan pengurbanan, tetapi orang yang demi Allah Ta’ala berbuat seperti itu buah dari pengurbanannya dibandingkan dengan usahanya sangat banyak sekali.

Dan tanda-tanda mereka itu adalah: 1-mereka memberi pengurbanan untuk menegakkan hukum-hukum Allah Ta’ala. 2-mereka memberi pengorbanan untuk Allah Ta’ala dan terhadap hamba-hamba Allah mereka berbuat ihsan.

Isi Kandungan Surah Al Baqarah Ruku-37

Orang-orang yang memberi pengurbanan untuk Allah Ta’ala amal perbuatan mereka tidak pernah sia-sia. Hati mereka tentram atas pengurbanan itu. Dan di dalam amal perbuatan mereka selalu lahir kesucian.

Kemudian dikatakan bahwa walaupun berlaku baik kepada seseorang adalah perbuatan baik, akan tetapi orang-orang yang sibuk dalam urusan dunia berlaku baik terhadap mereka mendatangkan banyak pahala. Akan tetapi inipun perlu diingat bahwa itulah perlakuan baik yang bermanfaat yang diperoleh dari harta yang halal.

Isi Kandungan Surah Al Baqarah Ruku-38

Kemudian, bunga uang bertentangan dengan ruh perilaku baik dan kerjasama, orang-orang mu’min hendaknya menghindar darinya.

Ternyata bangsa yang terjerumus kedalam urusan bunga uang cendrung lebih berani berperang, dan mereka tidak peduli dengan keamanan umum. Jangan takut akan hal ini bahwa tanpa bunga uang kemajuan sulit tercapai. Di dunia akan tercipta suatu sarana yang akan menghancurkan bangsa-bangsa pemakan bunga uang.

Baca juga: Surah Al Fatihah Lengkap Dengan Terjemah Dan Tafsirnya

Isi Kandungan Surah Al Baqarah Ruku-39

Satu cara berlaku baik dan tolong menolong adalah dengan memberi pinjaman, yakni jika murni seutuhnya tidak bisa memberikan hartanya kepada saudaranya yang sedang memerlukan, tetapi dengan meminjamkannya dapat menolong nya.

Hendaknya dia jangan dipaksakan, akan tetapi pinjaman dikarenakan setelah tempo beberapa waktu akan ada tagihan maka untuk hal ini perlu adanya pencatatan dan saksi-saksi supaya tidak terjadi kecurangan. Jika tidak ada juru tulisnya maka hendaknya memberi jaminan dengan sesuatu yang berharga.

Isi Kandungan Surah Al Baqarah Ruku-40

Cara yang paling paling tepat untuk meraih kesucian dan keber sihan adalah 1- mengikuti sifat-sifat Allah Ta’ala. 2- beriman pada kalam Ilahi, menelh dan merenungkannya. 3- Doa anbiya dan solihin serta orang-orang yang ada kaitannya dengan  hal ini.

Penutup

Itulah ikhtisar atau ringkasan dari kandungan Surah Al Baqarah. Disampaikan denga tegas dan langsung kepada orang-orang kafir pada umumnya dan kepada Ahlulkitab khususnya bahwa, dalam wujud Rasulullahsaw telah sempurna doa Nabi Ibrahimas.

Oleh karena itu, jika Rasulullahsaw ditolak, maka Nabi Ibrahimas itu niscaya harus dipandang pendusta serta penipu dan sebagai akibatnya seluruh syariat Nabi Musaas dan ajaran Kristen pun, harus dianggap jaringan kebohongan dan kelancungan belaka.

Secara tidak langsung, kebenaran agama Islam telah dibuat jelas kepada seluruh dunia agar diterima; sebab penciptaan manusia mempunyai tujuan agung lagi luhur.

Tujuan itu hanya dapat dicapai secara sempurna, dengan jalan beriman kepada ajaran yang terkandung dalam Al Quran yang saat ini merupakan satu-satunya kitab yang berisikan syariat yang benar dan memberi penjelasan mengenai hikmah dan falsafah, tentang peraturan-peraturan dan perintah-perintah-Nya.

Hanya dengan beriman kepadanya dan bertingkah-laku sesuai dengan petunjuknya, kesucian hati dan makrifat dapat diraih.

Baca juga: Ayat Kursi, Penjelasan Dan Manfaatnya


0 Komentar

Tinggalkan Balasan