Istanbul pernah berabad-abad lamanya menjadi ibukota Kesultanan Usmaniyah yang pernah mengalami kejayaan dimasanya. Sehingga banyak terdapat jejak-jekak Islam di kota itu. Diantaranya berikut ini, 7 tempat paling bersejara peninggalan Islam yang terdapat di kota Istanbul:

1. Istana Topkapi

Selama 600 tahun (1465-1856) Istana Topkapı merupakan kediaman resmi dan pusat pemerintahan para Sultan Utsmaniyah. Mulai dibanung pada tahun 1459 atas perintah Sultan Mehmed II.

Sejak tahun 1921 hingga saa ini Topkapi dijadikan museum, yang menyimpan beragam koleksi penting, diantaranya mantel Nabi Muhammad (Hırka-i Saadet), sehelai rambut janggut Nabi, gigi Nabi yang tanggal ketika beliau ikut Perang Uhud, stempel Nabi, busur serta pedang Nabi saw.

Baca juga: 7 Tempat Paling Bersejarah Di Yerusalem

2. Hagia Sophia

Hagia Sophia atau Aya Sofya (Kebijaksanaan Suci) dari tahun 537- 1453, sebagai Katedral Ortodoks, sempat menjadi Katedral katolik Roma tahun 1204 -1261, saat perang Salib.

Pada 1453 M, ketika Konstantinopel ditaklukkan oleh Sultan Mehmed II, ia memerintahkan agar Hagia Sophia diubah menjadi masjid. Bangunan ini menjadi masjid mulai 29 Mei 1453 sampai 1931.

Saat Kesultanan Utsmani runtuh pada November 1922 dan berganti menjadi Republik Turki. Masjid pun diubah menjadi museum.

Baca juga: 7 Tempat Paling Bersejarah Di Kairo

3. Masjid Biru atau Masjid Sultan Ahmed

Masjid Biru didirikan tahun 1616 pada masa Sultan Ahmed I oleh arsitek Mimar Sinan. Keindahan warna birunya yang luar biasa membuat setiap pengunjung akan terpukau ketika mengunjungi masjid ini.

Masjid ini terkenal sebagai masjid biru, karena masjid yang memiliki gaya arsitektur Islam dan klasik Ottoman ini dihiasi oleh 20.000 keramik bernuansa biru pada setiap dindingnya. Masjid ini juga memiliki halaman yang luas dengan taman-taman bunga yang canti. Masjid ini menjadi masjid utama di kota Istanbul setelah Hagia Sophia diubah menjadi museum.

Baca juga: 7 Objek Wisata Paling Bersejarah Di Madinah

4. Masjid Raya Sulaimaniah

Masjid Raya Sulaimaniah adalah masjid yang dibangun oleh Kesultanan Utsmaniyah pada masa Sultan Sulaiman Al-Qanuni (Suleyman Agung) yang terletak di bukit ketiga di antara Tujuh Bukit, Kota Istanbul. Mulai dibangun sejak tahun 1550 dan selesai 1557 dengan arsiteknya Mimar Sinan.

Masjid ini memiliki empat menara dan kubah utama setinggi 53 meter dengan diameter 26,5 meter. Ruang uatamanya sangat luas dengan panjang 59 meter dan lebar 58 meter. Di belakang dinding kiblat masjid terdapat makam Sultan Sulaiman I dan istrinya Hurrem Sultan (Roxelana).

Baca juga: 7 Tempat Bersejarah Yang Istimewa Di Makkah

5. Tembok Konstantinopel

Tembok Konstantinopel merupakan tembok pertahanan yang mengelilingi kota Konstantinopel (Istanbul) semenjak didirikan sebagai ibu kota oleh Konstantinus yang Agung, Kasir Romawi Timur.

Pada masanya jayanya tembok ini sangat kuat dan sulit ditembus. Konstantinopel telah diselamatkan dari serangan bangsa Avar, Arab, Rus dan Bulgar. Namun pada tanggal 29 Mei 1453, setelah enam minggu pengepungan, tembok ini dapat dtembus oleh serangan bangsa Turki, sehingga Konstantinopel dapat ditaklukan oleh pasukan Islam dan Kekaisaran Romawi Timur pun berakhir.

Baca juga: 7 Masjid Indah Yang Ada Di Jepang

6. Masjid Eyüp Sultan

Masjid Eyüp Sultan terletak di distrik Eyüp, Istanbul, di luar Tembok Konstantinopel dekat Tanduk Emas. Bangunan saat ini berasal dari permulaan abad ke-19 dan masih kokoh sampai sekarang. Masjid Eyüp Sultan adalah salah satu masjid tertua, dibangun tepat setelah penaklukan Istanbul oleh Sultan Mehmed II.

Keistmewaan masjid ini adalah, di dalam kompleksnya terdapat makam Abu Ayub al-Ansari, salah satu sahabat Nabi Muhammad saw.

Baca juga: 7 Masjid Indah dan Terkenal di London Inggris

7. Masjid Yavuz Selim

Masjid Yavuz Selim, yang juga dikenal dengan sebutan Masjid Selim I dan Masjid Yavuz Sultan Selim adalah sebuah masjid Kesultanan Utsmaniyah abad ke-16 yang berada di atas Bukit ke-5 Istanbul, di wilayah Çukurbostan, menghadap Tanduk Emas. Ukuran dan posisi geografinya membuat masjid tersebut menjadi markah tanah familiar di kaki langit Istanbul.

Masjid Yavuz Selim merupakan masjid kekaisaran tertua kedua yang masih berdiri di Istanbul. Pembangunannya diperintahkan oleh Sultan Suleiman untuk mengenang ayahnya Selim I yang wafatny pada 1520.

Dengan sejarah yang panjang, Istanbul adalah kota kuno yang sekaligus modern. Dunia lama dan dunia modern, Islami dan Mediterania. Semua itu hidup berdampingan dalam suasana yang harmonis dengan masarakatnya yang terkenal sangat ramah dan toleran.


0 Komentar

Tinggalkan Balasan