Kairo adalah ibu kota sekaligus kota metropolitan dan kota terbesar di Mesir. Bahkan wilayah metropolitan kota ini adalah yang terbesar di Timur Tengah dan dunia Arab, dan yang terbesar ke 15 di dunia.

Kairo juga dikaitkan dengan Mesir kuno, karena kompleks piramida Giza yang terkenal dan kota kuno Memphis terletak di wilayah geografisnya. Kairo juga terkenal dengan pusat pendidikan tinggi Islamnya yaitu Universitas Al-Azhar.

Apa saja tempat-tempat penting yang paling bersejarah yang ada di Kairo, berikut ini 7 tempat diantaranya:

 1. Piramida dan Sphinx di Giza

Kawasan Giza atau El Giza atau dikenal juga Gizeh atau El Gizeh (Al Jizah) adalah kawasan yang terletak di daerah dekat Kairo. Terdapat 3 piramida utama dan 3 piramida kecil dan Sphinx, yaitu patung singa berkepala manusia. Piramida dan Sphinx di Giza telah terkenal ke seantero dunia.

Ketiga piramid itu adalah, pertama piramid Khufu (Cheops), yang dibangun tahun 2.530 SM oleh Firaun (Pharaoh) Khufu yang panjang dasarnya 227,5 meter dan tingginya mencapai 137,2 meter. Kedua, piramid Khafre (Rakhaef/Chephren) tingginya 135,5 meter dan panjang dasar 210,5 meter.

Ketika piramid Menkaure (Mycerinus) tingginya 62 meter dan panjang dasar 108 meter. Jika piramida pertama dibangun sang ayah, piramida kedua dibangun oleh anak dan piramida ketiga oleh cucu.

Ketiganya memiliki kesamaan Interior. Ada ruang raja, ruangan ratu, pintu terowongan (yang berdiameter satu seperempat meter dengan panjang 40 meter).

Di barat laut Great Pyramid terletak Sphinx, tingginya 20 meter dengan lebar 73,5 meter. Piramida dan patung ini dibangun sekitar 2.600 hingga 2.000 SM, oleh para Firaun, dimana kisah tentang mereka tercantum dalam Al-Qur’an.

Baca juga: 7 Tempat Paling Bersejarah Di Yerusalem

2. Masjid Imam Hussein

Masjid Imam Hussein adalah sebuah masjid dan mausoleum yang awalnya dibangun pada 1154, kemudian dibangun kembali pada tahun 1874. Masjid ini berlokasi dekat pasar Khan El-Khalili di daerah yang dikenal sebagai Al-Hussain juga bersebrangan jalan dengan Masjid Al Azhar.

Masjid ini salah satu situs Islam paling suci di Mesir. Nama masjid ini diambil dari nama cucu Nabi Muhammad saw , Hussain bin Ali. Kaum Muslim Syiah percaya bahwa kepala Hussain dimakamkan di tanah masjid tempat makam itu berada hari ini.

Setelah pemenggalan Hussain ibn Ali di Irak selama Pertempuran Karbala , pada 1153 kepalanya dikirim ke Kairo, Mesir untuk dilindungi dengan membangun sebuah makam untuknya. 

Baca juga: 7 Objek Wisata Paling Bersejarah Di Madinah

3. Masjid Amr Ibn Al As

Amr ibn Al As adalah salah satu Sahabat Nabi, beliau panglima Islam pada masa Khalifah Umar bin Khattab yang berhasil menaklukan Mesir sekitar tahun 641 M. Di sana beliau kemudian membangun kota Fustat, awalnya barak prajurit yang lama kelamaan berubah menjadi kota besar, dan menjadi salah satu pusat Islam pada masanya.

Di lokasi itulah Amru bin Ash membangun masjid yang hingga kini dikenal sebagai Masjid Amr Ibn Al As. Bangunan aslinya ini sudah tidak ada yang tersisa karena sudah berkali-kali diperbaiki.

Masjid Amr Ibn Al As adalah masjid pertama yang dibangun di benua Afrika. Di salah satu sudut masjid berisi makam putra Amru Ibn Al As, Abdullah bin Amr bin al-As. Saat ini tempat ini lebih dikenal dengan nama Misr Al Qadimah atau Kairo Tua.

Baca juga: 7 Tempat Bersejarah Yang Istimewa Di Makkah

4. Mausoleum Imam Syafi’i

Imam Syafi’i atau Abdullah Muhammad bin Idris asy-Syafi’i pendiri mazhab Syafi’i. Beliau lahir di Gaza, Palestina di tahun 150 H / 767 M dan wafat kemudian di makamkan di Mesir pada bulan Rajab tahun 204 H.

Pada masa Dinasti Ayyubiyah tahun 609 Hijriah (1212 Masehi), makam Imam Syafi’i dipugar secara besar-besaran, dibangun kembali dan dilengkapi dengan sebuah masjid besar berkubah indah yang diberi nama Masjid Imam Syafi’i.

Pada tahun 803 Hijriah (1410 Masehi), Sultan Barquq yang berkuasa di Mesir kala itu merenovasi kompleks pemakaman dan Masjid Imam Syafi’i dengan menambahkan berbagai bangunan seperti madrasah, tempat bagi sang sultan, serta tempat pertemuan para penguasa, pejabat dan ilmuwan. Kompleks pemakaman tersebut pun masih berdiri kokoh dan menawan di Kota Kairo hingga kini.

Baca juga: 7 Masjid Indah Yang Ada Di Jepang

5. Masjid Al Azhar

Masjid Al-Azhar (masjid yang gemilang) adalah masjid yang paling terkenal dan tertua kedua setelah Masjid Amr Ibn Al As. Sekaligus sebagai masjid kampus terbesar yang terletak di kawasan Kantor Pusat Al Azhar, Khan El Khalili dan Muizz Street.

Masjid ini dibangun oleh Panglima Jauhar Assiqilli, antara tahun 359-361 H atau 970-972 M atas perintah khalifah Muiz Lidinillah, dari Daulat Fatimiah. Masjid ini dinamakan Al-Azhar sebagai isyarat kepada Zahra, julukan Fatimah az-Zahra, putri Rasulullah saw.

Pada masa Daulat Mamalik, untuk pertama kali masjid ini berfungsi sebagai universitas dan pada tahun 1961 berubah menjadi universitas modern yang memiliki beberapa fakultas. Al-Azhar dianggap sebagai poros pemikiran Islam, politik dan ilmu-ilmu agama di Mesir dan dunia Islam.

Baca juga: 7 Masjid Indah dan Terkenal di London Inggris

6. Sungai Nil

Sungai Nil adalah satu dari dua sungai terpanjang di Bumi. Sungai Nil mengalir sepanjang 6.650 km atau 4.132 mil dan membelah tak kurang dari sembilan negara yaitu: Ethiopia, Zaire, Kenya, Uganda, Tanzania, Rwanda, Burundi, Sudan, Sudan Selatan dan tentu saja Mesir. Mata air Nil bersumber di wilayah danau di Rwanda dan Burundi modern.

Sungai Nil mempunyai peranan sangat penting dalam peradaban, kehidupan dan sejarah bangsa Mesir sejak ribuan tahun yang lalu. Salah satu sumbangan dari sungai Nil adalah menjadikan tanah yang subur bagi penduduk Mesir, sehingga bisa mengembangkan pertanian dan peradaban sejak ribuan tahun yang lalu.

Sungai Nil juga dikenal sebagai tempat dihanyutkannya Nabi Musa saat masih bayi oleh ibunya sendiri, kemudian beliau diambil dan diasuh istri Firaun dan tinggal di istananya.

Baca juga: Belajar Sejarah dari 7 Bangunan Masjid di Spanyol

7. Benteng Shalahuddin al Ayyubi

Benteng Shalahuddin al Ayyubi terletak di Bukit Muqattam. Dibangun oleh panglima Salahuddin Al-Ayyubi pada tahun 1183 untuk membentengi kota Kairo dari serangan musuh, khususnya di masa Perang Salib.

Di dalam benteng terdapat Museum Qashrul Jawharah yang berisi perhiasan raja-raja Mesir, seperti singgasana Raja Farouk. Ada juga Museum Mathaf As-Syurthah yang berisi senjata-senjata yang pernah dipakai polisi Mesir dan dokumen-dokumen penting semenjak masa pemerintahan Muhammad Ali Pasya hingga kini dan taman-taman yang indah.

Di dalam benteng terdapat juga Masjid Muhammad Ali Pasha. Masjid yang indah ini dibangun antara tahun 1830-1848 atas perintah dari Muhammad Ali Pasha, untuk mengenang putra sulungnya, Tusun Pasha, yang meninggal pada tahun 1816.

Itulah 7 tempat paling bersejarah yang ada di Kairo, tentu saja selain itu, di Mesir masih banyak terdapat tempat-tempat lain yang menarik, karena Mesir memiliki peradaban yang kaya dan paling tua.

Baca juga: 7 Virus Paling Mematikan di Dunia


0 Komentar

Tinggalkan Balasan