7 Bencana Alam Terdahsyat di Indonesia

Dipublikasikan oleh Muhammad Akram pada

bencana-alam-terdahsyat

Setiap tahun selalu saja terjadi bencana alam seperti gempa bumi, gunung meletus, tsunami, longsor dan banjir yang melanda Indonesia, sehingga menimbulkan banyak korban dan kerugian materiil yang tidak sedikit.

Berikut 7 bencana alam terdahsyat yang pernah terjadi di Indoesia:

1. Gempa Dan Tsunami Aceh

Pada 26 Desember 2004, terjadi gempa bumi megathrust berkekuatan 9,3 skala richter, 30 km dibawah dasar laut, berjarak sekitar 160 km dari pantai Barat Aceh.

Merupakan salah satu bencana alam paling dahsyat dan mematikan sepanjang sejarah.

Menibulkan gelombang tsunami setinggi 9 hingga 30 meter dan menyebabkan seluruh planet Bumi bergetar 1 cm (0,4 inci) dan memicu aktivitas gempa di berbagai tempat, termasuk di Alaska. Menewaskan  sekitar 280.000 jiwa di 14 negara seperti Malaysia, Thailand, India, dan Srilangka dan korban terbesar adalah di Indonesia yaitu 220 ribu jiwa.

2. Letusan Gunung Tambora

Pada 5 April 1815, gunung Tambora di Pulau Sumabwa meletus dengan dahsyatnya yang mencapai skala tujuh Volcanic Explosivity Index (VEI).

Akibat letusan tersebut sedikitnya 71.000 orang menjadi korban, 3 kerajaan beserta penduduknya lenyap tertimbun material vulkanik, terjadi Hujan abu vulkanis di Kalimantan, Sulawesi, Jawa, dan Maluku. Letusan tersebut juga menyebabkan perubahan iklim dunia saat itu,  tahun 1816 di Amerika Utara dan Eropa tidak mengalami musim panas, mengakibatkan gagal panen dan kematian ternak massal sehingga menyebabkan terjadinya kelaparan terburuk pada abad ke-19.

3. Letusan Gunung Krakatau

Tercatat pada tanggal 27 Agustus 1883, tepat jam 10.20, Gunung Krakatau meletus dengan dahsyatnya, ledakannya mencapai skala tujuh VEI, terbesar dalam sejarah modern. The Guiness Book of Records mencatat ledakan Krakatau sebagai ledakan yang paling hebat yang terekam dalam sejarah. Daya ledaknya diperkirakan mencapai 30.000 kali bom atom yang diledakkan di Hiroshima dan Nagasaki pada Perang Dunia II.

Diperkirakan 36 ribu orang menjadi korban, letusannya menyebabkan gelombang tsunami setinggi 40 meter yang menghancurkan desa-desa dan apa saja yang berada di pesisir pantai dan awan panas yang menyapu pesisir Banten. Letusan gunung Krakatau juga menyemburkan abu vulkanik yang menutup atmosfer bumi. Akibatnya bumi sempat mengelami kegelapan hingga dua setengah hari karena sinar matahari tertutup debu vulkanik.

4. Gempa Yogyakarta

Pada tanggal 27 Mei 2006 terjadi gempa tektonik berkekuatan 5.9 SR Mb (Magnitude Body) atau setara 6.3 SR Mw (Magnitude Moment) yang mengguncang wilayah Yogyakarta.  Gempa juga dapat dirasakan di Solo, Semarang, Purworejo, Kebumen dan Banyumas. Getaran juga sempat dirasakan sejumlah kota di provinsi Jawa Timur seperti Ngawi, Madiun, Kediri, Trenggalek, Magetan, Pacitan, Blitar dan Surabaya.

Gempa tersebut menelan korban jiwa sebanyak 6.234 orang dan merusak berbagai bangunan dan situs bersejarah seperti Candi Borobudur, Candi Prambanan dan Salah satu bangsal di Kraton Yogyakarta.

Baca juga: 7 Tokoh Muslim Pelopor Penerjemah Al-Qur’an Bahasa Inggris

5. Letusan Gunung Kelud

Tanggal 19 Mei 1919, Gunung Kelud yang terletah di Jawa Timur meletus untuk yang kesekian kalinya. Saking dahsyatnya, letusan terdengar hingga pulau Kalimantan. Abu menyebar ke berbagai daerah, termasuk Bali.

Ledakan dahsyat ini menimbulkan bencana terbesar pada abad ke-20.  Aliran lahar menghancurkan semua bangunan dan pepohonan, melenyapkan belasan desa, merusak sekitar 15.000 ha lahan pertanian dan setidaknya 5.115 orang meninggal dunia

Baca juga: 7 Terjemah Al-Qur’an Best Sellers di Amazon

6. Gempa dan Tsunami Flore

Pada tanggal 12 Desember 1992 terjadi gempa dan tsunami di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur. Gempa bumi berkekuatan 7,3 skala richter tersebut menyebabkan gelombang tsunami setinggi 36 meter.

Bencana dahsyat ini mengakibatkan sekitar 3.000 orang meninggal dunia, ribuan orang dengan penuh ketakutan berlarian mengungsi ke tempat-tempat yang tinggi, rumah-umah penduduk, tempat ibadah, gedung-gedung sekolah, rumah sakit, dan beragam fasilitas umum lainnya porak-poranda. Maumere dan Ende lumpuh total.

Baca juga: 7 Hal Penting Dipersiapkan Jika Terjadi Peperangan

7. Letusan Gunung Agung

Pada tahun 1963, Gunung Agung yang terletak di Bali berulang kali meletus dengan dahsyat dengan indeks letusan sebesar 5 VEI. Letusan ini mengeluarkan abu panas dan gas setinggi hampir 20.000 meter. Material ini sampai mengurangi sinar matahari dan membuat suhu udara di lapisan stratosfer turun 6 °C (10.8 °F). Pada tahun 1963-1966, rata-rata suhu di bumi bagian utara sampai turun 0.4 °C.

Abu Belerang dari erupsi gunung ini beterbangan keseluruh dunia dan jejaknya sampai terlihat sebagai sulfur acid di dalam lapisan es di Greenland. Jumlah kematian yang disebabkan seluruh proses letusan Gunung Agung mencapai 1.148 orang dengan 296 orang luka-luka.

Tidak hanya 7 bencana alam ini, masih banyak lagi bencana alam dahsyat lainnya yang terjadi di Indonesia yang menimbulkan banyak korban jiwa dan kerugian harta benda yang besar.

Begitu banyaknya bencana yang terjadi, menurut mu, apakah itu hanya kejadian biasa saja atau semuanya itu merupakan “pesan” dari Sang Penguasa Alam Raya untuk memberi peringatan kepada manusia akan kelalayannya?  

Baca juga: 7 Perang Terdahsyat Sepanjang Masa


0 Komentar

Tinggalkan Balasan